Pilihan CCTV di pasaran sangat banyak, dari kamera WiFi ratusan ribu sampai sistem puluhan kamera bernilai puluhan juta. Agar tidak salah beli, mulailah dari kebutuhan, bukan dari merek atau harga termurah. Berikut 10 hal yang kami sarankan untuk dicek.
1. Tentukan tujuan dan titik kamera
Tuliskan area yang ingin dipantau dan apa yang ingin dilihat: wajah orang di pintu, plat nomor di gerbang, atau sekadar gambaran umum halaman. Dari situ, jumlah kamera dan jenis lensa bisa ditentukan.
2. Kamera WiFi atau sistem DVR/NVR?
- 1–3 kamera dalam rumah: kamera WiFi (rekaman ke microSD/cloud) lebih praktis, misalnya Ezviz H1c 2MP (Rp1.090.000).
- 4 kamera atau lebih, atau area luar: sistem dengan perekam lebih stabil dan terpusat.
3. Analog HD atau IP?
Analog HD (DVR) lebih hemat dan cukup untuk kebanyakan rumah dan ruko. IP (NVR) lebih tajam, fiturnya lebih lengkap, dan cocok untuk sistem yang akan berkembang. Penjelasan lengkap ada di perbedaan DVR dan NVR.
4. Resolusi yang sesuai
2MP (1080p) sudah cukup untuk area dekat. 4MP–5MP lebih baik untuk halaman, gerbang, dan area yang butuh zoom. 8MP (4K) untuk area luas. Panduan detail ada di resolusi CCTV.
5. Lensa dan sudut pandang
Lensa 2,8 mm memberi sudut lebar untuk ruangan, sedangkan 4–6 mm lebih sempit tetapi lebih detail untuk jarak menengah. Untuk jarak jauh, pilih lensa varifocal atau kamera PTZ (lihat apa itu kamera PTZ).
6. Kemampuan malam hari
- Infra merah (IR): gambar hitam putih, jangkauan 20–40 m umum.
- Full color / ColorVu: tetap berwarna dengan lampu putih.
- Dual light / smart hybrid light: IR biasa, otomatis menyalakan lampu putih saat mendeteksi manusia.
7. Fitur pintar
Deteksi manusia/kendaraan mengurangi notifikasi palsu secara drastis. Fitur seperti line crossing, intrusion, dan audio dua arah berguna untuk toko dan kantor.
8. Merek, garansi, dan dukungan
Pilih merek dengan distributor resmi di Indonesia agar garansi dan suku cadang terjamin. Hikvision, Dahua, Uniarch/Uniview, HiView, Ezviz, dan Imou tersedia lengkap di JakartaCCTV. Perbandingan dua merek terbesar ada di Hikvision vs Dahua. Hati-hati dengan produk tanpa merek jelas yang aplikasinya bisa berhenti diperbarui.
9. Penyimpanan rekaman
Tentukan berapa hari rekaman harus disimpan, lalu sesuaikan kapasitas hard disk. Gunakan HDD khusus surveillance (lihat HDD CCTV vs hardisk komputer). Kompresi H.265 menghemat ruang secara signifikan.
10. Instalasi dan purna jual
Kualitas pemasangan sangat menentukan hasil: kabel rapi dan terlindung, konektor kedap air, posisi kamera tepat, dan pengaturan aplikasi benar. Tanyakan juga apakah ada layanan servis setelah pemasangan.
Kesalahan umum yang perlu dihindari
- Membeli kamera resolusi tinggi tetapi hard disk terlalu kecil, sehingga rekaman hanya bertahan beberapa hari.
- Memasang kamera terlalu tinggi sehingga hanya terlihat ubun-ubun kepala.
- Menghadapkan kamera langsung ke matahari atau lampu.
- Memakai perekam dengan channel pas-pasan tanpa ruang tambahan.
- Menyimpan perekam di tempat terbuka yang mudah dicuri.
Pilihan awal yang aman
Untuk rumah 4 titik, mulai dari HiView 4 channel (Rp3.890.000), Dahua 4 channel (Rp4.190.000), Uniarch 4 channel (Rp5.490.000), atau Hikvision 4 channel (Rp5.290.000). Daftar lengkapnya ada di harga paket CCTV.





