Harga Paket CCTV 2026: 2, 4, 8, dan 16 Kamera (Lengkap dengan Rinciannya)

Oleh Tim JakartaCCTV · Diperbarui 12 Oktober 2026

Pertanyaan yang paling sering masuk ke WhatsApp kami adalah: "Pasang CCTV di rumah habis berapa?" Jawabannya bergantung pada tiga hal, yaitu jumlah kamera, jenis sistem (analog atau IP), dan merek. Di artikel ini kami rangkum harga paket CCTV yang benar-benar dijual di JakartaCCTV, lengkap dengan penjelasan kenapa satu paket bisa jauh lebih mahal dari paket lain. Dengan begitu Anda bisa menyusun anggaran sebelum menghubungi teknisi.

Apa saja isi paket CCTV?

Paket CCTV adalah satu set perangkat yang sudah dirangkai agar Anda tidak perlu memilih komponen satu per satu. Umumnya isinya:

  • Kamera, sejumlah titik pantau yang Anda butuhkan, kombinasi indoor dan outdoor.
  • Perekam, berupa DVR/XVR untuk kamera analog atau NVR untuk kamera IP. Jumlah channel perekam menentukan berapa kamera yang bisa ditambahkan nanti.
  • Kelengkapan dasar seperti adaptor/power supply, konektor, dan aksesori pendukung. Untuk paket IP biasanya ada PoE switch.

Isi persis tiap paket berbeda. Selalu cek tab spesifikasi di halaman paketnya, misalnya hard disk dan panjang kabel, karena dua komponen ini paling memengaruhi total biaya di lapangan.

Daftar harga paket CCTV di JakartaCCTV

Tabel berikut mengambil harga langsung dari katalog toko kami dan otomatis mengikuti harga terbaru di website.

Jumlah kameraHiView (hemat)DahuaHikvision
2 channelRp2.790.000Rp2.990.000Rp3.590.000
4 channelRp3.890.000Rp4.190.000Rp5.290.000
8 channelRp5.990.000Rp6.690.000Rp9.990.000
16 channelRp10.490.000Rp11.090.000Rp18.190.000

Selain tiga merek di atas, kami juga punya paket CCTV Uniarch (4 channel Rp5.490.000). Uniarch adalah lini terjangkau dari Uniview yang cocok bagi Anda yang ingin merek bergaransi dengan harga menengah.

Kenapa harga paket bisa berbeda jauh?

1. Jumlah kamera dan channel

Faktor terbesar tentu jumlah titik. Paket 8 channel bukan sekadar dua kali paket 4 channel, karena perekamnya juga lebih besar. Kalau Anda berencana menambah kamera tahun depan, pilih perekam dengan channel lebih banyak sekarang. Misalnya pasang 5 kamera di perekam 8 channel, supaya tidak perlu ganti DVR/NVR nanti.

2. Analog atau IP

Paket analog (DVR) paling hemat dan cukup untuk kebanyakan rumah dan ruko. Paket IP (NVR) lebih mahal, tetapi gambarnya lebih tajam, satu kabel LAN bisa membawa data sekaligus daya lewat PoE, dan fitur analitiknya lebih lengkap. Sebagai gambaran, paket Dahua IP 4 channel dijual Rp7.790.000, sedangkan versi analognya Rp4.190.000. Penjelasan lengkapnya ada di artikel perbedaan DVR dan NVR.

3. Fitur kamera: standar, audio, full color

Di tiap merek tersedia beberapa varian:

  • Standar: malam hari gambar hitam-putih dengan infra merah. Paling ekonomis.
  • Audio: kamera dengan mikrofon, sehingga rekaman ikut menangkap suara. Berguna untuk kasir toko atau area layanan pelanggan.
  • Full color: tetap berwarna di malam hari dengan bantuan lampu putih, sehingga warna baju atau kendaraan lebih mudah dikenali. Contohnya Hikvision Full Colour 4 channel (Rp6.099.000) dan Dahua Full Color 4 channel (Rp4.690.000).

4. Merek

Hikvision dan Dahua adalah dua produsen CCTV terbesar dunia, dengan aplikasi dan dukungan purna jual yang matang. HiView menjadi pilihan hemat untuk kebutuhan dasar. Kalau masih bingung memilih di antara dua merek besar, baca perbandingan Hikvision vs Dahua.

Biaya di luar harga paket yang perlu diperhitungkan

Agar anggaran tidak meleset, siapkan juga pos berikut:

  • Hard disk. Kapasitas menentukan berapa hari rekaman tersimpan. Untuk 4 kamera 2MP, 1 TB umumnya cukup untuk sekitar dua minggu rekaman terus-menerus, tergantung pengaturan kompresi. Lihat pilihan di kategori HDD CCTV.
  • Kabel. Panjang kabel tergantung jarak kamera ke perekam. Rumah dua lantai bisa butuh jauh lebih banyak kabel daripada ruko satu lantai. Cek kabel CCTV.
  • Jasa pemasangan. Biayanya dipengaruhi jumlah titik, ketinggian, dan perlu tidaknya jalur pipa atau tray kabel.
  • UPS (opsional), supaya perekam tetap menyala saat listrik padam. Tersedia di kategori UPS.

Kalau cuma butuh 1–2 kamera

Untuk memantau ruang tamu, kamar bayi, atau teras, kamera WiFi tunggal lebih praktis daripada paket DVR. Rekaman tersimpan di kartu microSD dan bisa dilihat dari aplikasi di HP. Contohnya Uniarch Uho-S1 2MP (Rp990.000), Imou A1 3MP (Rp1.090.000), dan Ezviz H1c 2MP (Rp1.090.000). Pilihan lainnya ada di Smart WiFi IP Camera.

Contoh simulasi anggaran

Supaya lebih mudah membayangkan, berikut dua contoh kebutuhan yang sering kami tangani.

Rumah dua lantai, 4 titik

Titik yang umum dipasang: pagar depan, carport, pintu belakang, dan ruang keluarga. Satu paket 4 channel sudah mencakup semuanya. Kalau prioritasnya hemat, paket HiView atau Dahua standar sudah memadai. Kalau ingin rekaman malam tetap berwarna di area pagar, pertimbangkan varian full color. Di luar harga paket, siapkan biaya hard disk, kabel tambahan untuk jalur ke lantai dua, dan jasa pasang.

Toko atau minimarket, 8 titik

Biasanya meliputi pintu masuk, kasir, lorong rak, gudang belakang, dan area parkir. Paket 8 channel dengan kamera audio di area kasir membantu saat ada selisih transaksi atau keluhan pelanggan. Contohnya Dahua Audio 8 channel (Rp7.390.000) atau Hikvision Audio 8 channel (Rp10.790.000).

Tips agar biaya CCTV tetap efisien

  • Tentukan titik prioritas dulu. Fokus pada akses masuk-keluar dan area bernilai (kasir, gudang, kendaraan). Tidak semua sudut perlu kamera.
  • Jangan berlebihan pada resolusi. Untuk area dekat seperti teras atau ruang tamu, kamera 2MP sudah cukup jelas. Resolusi lebih tinggi menambah kebutuhan hard disk.
  • Pilih perekam dengan cadangan channel. Mengganti DVR/NVR di kemudian hari biasanya lebih mahal daripada membeli perekam yang sedikit lebih besar sejak awal.
  • Utamakan barang bergaransi resmi. Harga sedikit lebih murah tidak sepadan jika klaim garansi sulit saat perangkat bermasalah.

Rekomendasi cepat sesuai kebutuhan

  • Rumah tipe kecil/sedang: 4 channel analog (pagar, carport, pintu depan, ruang keluarga). Mulai dari HiView 4 channel Rp3.890.000.
  • Ruko atau toko: 4–8 channel dengan varian audio di area kasir, misalnya Hikvision Audio 4 channel (Rp5.690.000).
  • Gudang, pabrik, kantor besar: 16 channel atau sistem IP agar mudah dikembangkan, misalnya Hikvision IP 16 channel PoE (Rp29.690.000).

Semua pilihan paket bisa Anda bandingkan di halaman Paket CCTV. Kalau ingin hitungan yang lebih pasti, kirim denah atau foto lokasi via WhatsApp. Tim kami akan bantu menentukan jumlah titik dan estimasi total biayanya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa harga paket CCTV 4 kamera?
Di JakartaCCTV, paket 4 channel mulai dari Rp3.890.000 (HiView). Paket Dahua 4 channel Rp4.190.000, dan Hikvision 4 channel Rp5.290.000. Hard disk, kabel tambahan, dan jasa pasang disesuaikan dengan kondisi lokasi.
Lebih baik paket CCTV analog atau IP?
Untuk kebanyakan rumah dan ruko, paket analog (DVR) sudah cukup dan lebih hemat. Paket IP (NVR) lebih cocok bila Anda butuh gambar lebih detail, fitur AI, atau sistem yang akan terus dikembangkan.
Berapa lama rekaman CCTV tersimpan?
Tergantung kapasitas hard disk, jumlah kamera, resolusi, dan pengaturan kompresi. Sebagai gambaran kasar, 4 kamera 2MP dengan HDD 1 TB umumnya menyimpan sekitar dua minggu rekaman terus-menerus. Rekaman lama otomatis ditimpa saat disk penuh.
Apakah CCTV bisa dipantau dari HP?
Bisa. Paket Hikvision memakai aplikasi Hik-Connect, Dahua memakai DMSS. Perekam perlu terhubung ke internet (modem/router) agar bisa diakses dari luar rumah.

Bingung pilih yang mana?

Ceritakan lokasi dan jumlah titik kamera yang Anda butuhkan. Tim JakartaCCTV bantu rekomendasi paket, estimasi biaya, dan jadwal pemasangan di Jakarta-Tangerang.

Konsultasi via WhatsApp

Produk terkait

Lihat kategori