Beda HDD CCTV (Surveillance) dan Hardisk Komputer, serta Cara Menghitung Kapasitas

Oleh Tim JakartaCCTV · Diperbarui 14 Oktober 2026

Hard disk adalah "jantung" perekam CCTV. Di sanalah semua rekaman disimpan. Banyak orang memakai hard disk komputer biasa karena lebih mudah didapat, lalu heran mengapa rekaman sering error atau hard disk cepat rusak. Penyebabnya adalah perbedaan desain.

Pola kerja yang berbeda

Hard disk komputer (desktop) dirancang untuk pola kerja yang didominasi membaca data, dengan pemakaian beberapa jam sehari. Hard disk CCTV harus menulis video dari banyak kamera secara bersamaan, 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

AspekHDD SurveillanceHDD Desktop
Jam operasiDirancang 24/7Umumnya 8–16 jam/hari
Pola kerjaDominan menulis, banyak stream sekaligusDominan membaca, acak
FirmwareDioptimalkan untuk streaming video, mengurangi frame dropDioptimalkan untuk aplikasi umum
Workload per tahunLebih tinggi (cek spesifikasi, misalnya 180 TB/tahun)Lebih rendah
GaransiUmumnya lebih panjangBervariasi

Contoh HDD surveillance adalah seri Seagate SkyHawk dan WD Purple. Hard disk khusus NAS juga tahan 24/7, tetapi firmware-nya dioptimalkan untuk server file, bukan untuk banyak stream video.

Risiko memakai hardisk komputer untuk CCTV

  • Lebih cepat aus karena bekerja di luar desainnya.
  • Potensi frame drop atau rekaman terputus saat banyak kamera menulis bersamaan.
  • Error yang sering baru diketahui saat rekaman dibutuhkan.

Cara menghitung kapasitas HDD

Kebutuhan kapasitas tergantung jumlah kamera, resolusi, bitrate, kompresi, mode rekaman, dan berapa hari rekaman ingin disimpan.

Rumus sederhana: Kapasitas (GB) ≈ bitrate (Mbps) × 0,45 × 24 jam × jumlah kamera × jumlah hari. Angka 0,45 adalah konversi kasar dari Mbps ke GB per jam.

Contoh: 4 kamera 2MP H.265 dengan bitrate sekitar 2 Mbps, rekaman terus-menerus 14 hari: 2 × 0,45 × 24 × 4 × 14 ≈ 1.210 GB, sehingga butuh sekitar 1,2 TB. HDD 2 TB memberi ruang cadangan yang nyaman.

Perkiraan cepat (H.265, rekam terus-menerus)

SistemTarget ±14 hari
4 kamera 2MP1–2 TB
8 kamera 2MP2–4 TB
8 kamera 4MP4–6 TB
16 kamera 2MP–4MP6 TB atau lebih / 2 HDD

Angka di atas adalah perkiraan. Bitrate nyata bervariasi menurut merek, pengaturan, dan seberapa banyak gerakan di area kamera. Banyak produsen juga menyediakan kalkulator kapasitas di situs resminya.

Tips menghemat kapasitas

  • Gunakan kompresi H.265/H.265+ jika didukung kamera dan perekam.
  • Rekam berdasarkan deteksi gerak/manusia untuk area yang sepi di malam hari.
  • Turunkan frame rate ke 12–15 fps untuk area yang tidak membutuhkan gerakan halus.
  • Pastikan perekam mendukung kapasitas HDD yang Anda pilih (cek spesifikasi, misalnya "up to 10 TB per HDD").

Pilihan HDD surveillance di JakartaCCTV

Rawat hard disk dengan menjaga ventilasi perekam dan kestabilan listrik (lihat cara merawat CCTV dan DVR), dan selalu backup rekaman penting.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah hardisk laptop atau PC bisa dipakai untuk CCTV?
Bisa berjalan, tetapi tidak dirancang untuk menulis 24/7 sehingga lebih cepat aus dan rentan error. HDD surveillance jauh lebih disarankan.
Berapa TB hard disk untuk 4 kamera CCTV?
Untuk 4 kamera 2MP dengan H.265, 1–2 TB umumnya menyimpan sekitar dua minggu rekaman terus-menerus, tergantung pengaturan.
Apa beda SkyHawk dan WD Purple?
Keduanya adalah HDD surveillance dari produsen berbeda (Seagate dan Western Digital) dengan tujuan yang sama, yaitu rekaman video 24/7.

Bingung pilih yang mana?

Ceritakan lokasi dan jumlah titik kamera yang Anda butuhkan. Tim JakartaCCTV bantu rekomendasi paket, estimasi biaya, dan jadwal pemasangan di Jakarta-Tangerang.

Konsultasi via WhatsApp

Produk terkait

Lihat kategori