"HDD 1 TB cukup untuk berapa hari?" Ini pertanyaan yang sangat umum, dan jawabannya bergantung pada beberapa variabel. Artikel ini memberikan rumus sederhana dan tabel perkiraan, sehingga Anda bisa memilih kapasitas hard disk yang tepat untuk sistem CCTV Anda.
Faktor yang menentukan lama rekaman
- Jumlah kamera. Setiap kamera menambah data yang ditulis.
- Resolusi. Semakin tinggi resolusi, semakin besar data per jam.
- Bitrate. Ini angka paling menentukan, dalam Mbps (megabit per detik). Bisa diatur di menu perekam.
- Kompresi. H.265/H.265+ jauh lebih hemat daripada H.264.
- Frame rate. 25–30 fps lebih halus tetapi lebih besar daripada 12–15 fps.
- Mode rekaman: terus-menerus 24 jam, atau hanya saat ada gerakan.
- Kondisi area. Area ramai dengan banyak gerakan (jalan raya, pohon bergoyang) menghasilkan bitrate lebih tinggi pada kompresi pintar.
![Harddisk Surveillance Skyhawk 1.0 TB [Tersertifikasi MFI], contoh produk terkait rumus sederhana](/products/migrated/264/0-eef8b2b33f-0006982_harddisk-surveillance-skyhawk-10-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp)
Rumus sederhana
Data per kamera per hari (GB) ≈ bitrate (Mbps) × 10,8
Asalnya: 1 Mbps × 3.600 detik × 24 jam ÷ 8 bit ≈ 10.800 MB ≈ 10,8 GB per hari.
Lama rekaman (hari) ≈ kapasitas HDD (GB) ÷ (bitrate × 10,8 × jumlah kamera)
Catatan: HDD "1 TB" terbaca sekitar 930 GB di sistem, dan perekam juga memakai sedikit ruang untuk sistem file. Gunakan angka sekitar 90% dari kapasitas label agar perkiraan lebih realistis.
Contoh perhitungan
4 kamera 2MP, H.265, bitrate rata-rata 2 Mbps, rekam terus-menerus:
- Per kamera per hari: 2 × 10,8 = 21,6 GB.
- 4 kamera: 86,4 GB per hari.
- HDD 1 TB (≈ 900 GB efektif): 900 ÷ 86,4 ≈ 10 hari.
- HDD 2 TB (≈ 1.800 GB): ≈ 20 hari.
![Harddisk Surveillance Skyhawk 2.0 TB [Tersertifikasi MFI], contoh produk terkait tabel perkiraan lama rekaman (rekam 24 jam)](/products/migrated/263/0-8ad1902c5b-0006984_harddisk-surveillance-skyhawk-20-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp)
Tabel perkiraan lama rekaman (rekam 24 jam)
Asumsi bitrate rata-rata: 2MP H.265 ≈ 2 Mbps, 4MP/5MP H.265 ≈ 4 Mbps, 8MP H.265 ≈ 6 Mbps. Nilai sebenarnya bervariasi per merek dan pengaturan.
| Sistem | 1 TB | 2 TB | 4 TB | 6 TB |
|---|---|---|---|---|
| 4 kamera 2MP | ±10 hari | ±20 hari | ±41 hari | ±62 hari |
| 8 kamera 2MP | ±5 hari | ±10 hari | ±20 hari | ±31 hari |
| 4 kamera 4MP/5MP | ±5 hari | ±10 hari | ±20 hari | ±31 hari |
| 8 kamera 4MP/5MP | ±2–3 hari | ±5 hari | ±10 hari | ±15 hari |
| 16 kamera 2MP | ±2–3 hari | ±5 hari | ±10 hari | ±15 hari |
| 4 kamera 8MP (4K) | ±3 hari | ±7 hari | ±14 hari | ±21 hari |
Jika memakai H.264 tanpa kompresi pintar, lama rekaman bisa jauh lebih pendek. Sebaliknya, rekaman berbasis gerakan di area sepi bisa menggandakan lamanya.
Cara mengecek bitrate di perekam Anda
- Hikvision: Configuration/Record → Parameters → Encoding (Main Stream), lihat Max Bitrate dan Video Encoding.
- Dahua: Setting → Camera → Encode → Main Stream, lihat Bit Rate dan Compression.
Cara paling akurat: setelah sistem berjalan beberapa hari, lihat tanggal rekaman terlama di menu playback/storage. Itulah kapasitas nyata sistem Anda.
![Harddisk Surveillance Skyhawk 4.0 TB [Tersertifikasi MFI], contoh produk terkait berapa lama rekaman yang ideal?](/products/migrated/795/0-1cae51c4c0-0006985_harddisk-surveillance-skyhawk-40-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp)
Berapa lama rekaman yang ideal?
- Rumah: 1–2 minggu biasanya cukup, karena kejadian umumnya cepat diketahui.
- Toko dan minimarket: 2–4 minggu, karena selisih stok sering baru ketahuan saat stock opname. Lihat CCTV untuk toko.
- Kantor, gudang, pabrik: 30 hari atau lebih, tergantung kebijakan internal. Lihat CCTV untuk pabrik dan gudang.
Tips agar rekaman lebih lama tanpa ganti HDD
- Aktifkan H.265/H.265+ atau Smart Codec jika didukung kamera dan perekam.
- Turunkan frame rate ke 12–15 fps untuk area yang tidak butuh gerakan halus.
- Gunakan rekaman berbasis gerakan/manusia untuk malam hari atau area sepi.
- Kurangi bitrate secara wajar. Jangan terlalu rendah karena gambar akan kotak-kotak (lihat kamera CCTV buram).
- Tambah HDD kedua jika perekam punya slot lebih dari satu.
Pilih HDD khusus CCTV
Hard disk CCTV menulis data 24 jam nonstop, jadi gunakan HDD surveillance, bukan HDD desktop. Penjelasannya ada di beda HDD CCTV dan hardisk komputer.
- SkyHawk 1 TB: Rp910.000
- SkyHawk 2 TB: Rp1.025.000
- SkyHawk 4 TB: Rp2.125.000
- SkyHawk 6 TB: Rp3.325.000
Pastikan juga perekam mendukung kapasitas per HDD yang Anda pilih (cek spesifikasi DVR/NVR). Butuh bantuan menghitung? Hubungi 021-40001929 atau WhatsApp 0812-9797-3799.
Mode rekaman: terus-menerus vs berbasis gerakan
Rekaman terus-menerus (continuous) memastikan tidak ada momen yang terlewat, tetapi menghabiskan kapasitas paling banyak. Rekaman berbasis gerakan hanya menyimpan saat ada aktivitas, sehingga kapasitas bisa bertahan jauh lebih lama di area sepi. Banyak perekam mendukung kombinasi: continuous dengan kualitas sedang, lalu kualitas lebih tinggi saat ada event. Untuk area penting seperti kasir dan pintu masuk, continuous tetap direkomendasikan.
Main stream dan sub stream
Perekam menyimpan main stream (kualitas penuh) ke HDD, sedangkan sub stream (kualitas rendah) dipakai untuk tampilan multi-layar dan akses HP dengan internet terbatas. Mengubah pengaturan sub stream tidak memengaruhi lama rekaman; yang menentukan adalah main stream.
Bitrate tetap (CBR) vs variabel (VBR)
- CBR: bitrate konstan, sehingga perhitungan kapasitas lebih mudah diprediksi.
- VBR: bitrate naik saat banyak gerakan dan turun saat sepi, lebih hemat ruang. Gunakan nilai "max bitrate" untuk perhitungan konservatif.
Menambah kapasitas
- Ganti HDD lebih besar. Rekaman lama di HDD lama tidak ikut pindah, jadi backup dulu klip penting.
- Tambah HDD kedua jika DVR/NVR memiliki dua slot atau lebih. Perekam menggabungkan kapasitas secara otomatis.
- Kurangi kebutuhan dengan H.265+, frame rate lebih rendah, atau mode event di area tidak penting.
Merawat HDD agar rekaman tidak hilang
- Periksa status HDD di menu perekam setiap bulan (Normal, Error, Uninitialized).
- Pastikan perekam memiliki ventilasi baik. Panas berlebih mempercepat kerusakan HDD.
- Gunakan UPS agar HDD tidak sering mati mendadak.
- Siapkan prosedur backup rekaman untuk insiden.
Kebutuhan sistem untuk rumah dan kantor dibahas lebih jauh di CCTV untuk rumah dan CCTV untuk kantor.
Contoh nyata membaca menu storage
Setelah sistem berjalan 7 hari, buka menu storage/playback. Jika rekaman tertua baru 3 hari pada HDD 2 TB untuk 8 kamera, bitrate Anda terlalu tinggi atau H.265 belum aktif. Koreksi encoding, lalu evaluasi lagi seminggu kemudian.
Jangan hanya percaya kalkulator di brousur. Kondisi area (jalan ramai, pohon, hujan) mengubah bitrate VBR secara signifikan.
Untuk audit perusahaan, tetapkan target hari rekaman sebagai requirement, lalu pilih HDD dan encoding yang memenuhi target dengan margin 20%.
Quick win penghematan ruang
- Aktifkan H.265/H.265+.
- Turunkan FPS di area non-kritis.
- Event recording di koridor sepi malam hari.
- Tutup channel yang tidak terpakai.
Pilih drive di HDD CCTV vs hardisk komputer.
Butuh bantuan memilih atau mengatasi masalah CCTV? Hubungi JakartaCCTV di 021-40001929 atau WhatsApp 0812-9797-3799.


![Harddisk Surveillance Skyhawk 1.0 TB [Tersertifikasi MFI]](/_next/image?url=%2Fproducts%2Fmigrated%2F264%2F0-eef8b2b33f-0006982_harddisk-surveillance-skyhawk-10-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp&w=1920&q=75)
![Harddisk Surveillance Skyhawk 2.0 TB [Tersertifikasi MFI]](/_next/image?url=%2Fproducts%2Fmigrated%2F263%2F0-8ad1902c5b-0006984_harddisk-surveillance-skyhawk-20-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp&w=1920&q=75)
![Harddisk Surveillance Skyhawk 4.0 TB [Tersertifikasi MFI]](/_next/image?url=%2Fproducts%2Fmigrated%2F795%2F0-1cae51c4c0-0006985_harddisk-surveillance-skyhawk-40-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp&w=1920&q=75)
![Harddisk Surveillance Skyhawk 6.0 TB [Tersertifikasi MFI]](/_next/image?url=%2Fproducts%2Fmigrated%2F865%2F0-22a74dcdd9-0006986_harddisk-surveillance-skyhawk-60-tb-tersertifikasi-mfi_550.webp&w=1920&q=75)