Biaya Listrik CCTV per Bulan: Rumus dan Tabel Hitungan

Oleh Tim JakartaCCTV · Diperbarui 7 November 2026

Biaya listrik CCTV dihitung dari daya seluruh sistem, lama pemakaian, dan tarif listrik per kWh. Sebagai ilustrasi, sistem dengan daya rata-rata 40 watt yang menyala 24 jam selama 30 hari memakai 28,8 kWh. Pada tarif Rp1.444,70 per kWh, biaya energinya sekitar Rp41.607 per bulan. Angka 40 watt di sini adalah contoh perhitungan, bukan spesifikasi semua paket empat kamera.

Artikel ini membantu Anda menghitung sendiri tanpa menebak dari jumlah kamera. Kamera, DVR atau NVR, HDD, switch PoE, serta perangkat jaringan dapat memakai listrik dari titik berbeda. Jika ada yang terlewat, hasilnya terlalu kecil. Sebaliknya, jika daya kamera dihitung lagi padahal sudah masuk pengukuran switch, hasilnya menjadi terlalu besar. Dua kesalahan ini umum terjadi ketika pembeli hanya membaca angka adaptor.

Tarif PLN yang dipakai dalam perhitungan

Contoh dalam artikel menggunakan Rp1.444,70 per kWh untuk rumah tangga nonsubsidi 1.300 VA dan 2.200 VA, merujuk rincian tarif November 2026 yang diberitakan detik, 3 November 2026. Rincian tersebut menyebut tarif triwulan IV 2026 tidak berubah. Pemeriksaan sumber dilakukan 7 November 2026. Golongan lain dapat memiliki tarif berbeda.

Ini merupakan perhitungan biaya energi, bukan perkiraan persis jumlah uang yang harus dibayar atau nilai pembelian token. Pajak daerah, biaya administrasi, dan ketentuan tagihan lain tidak dimasukkan. Sebelum memakai angka ini untuk anggaran, cocokkan golongan tarif pada informasi pelanggan Anda. Jika tarif berubah, cukup ganti angka rupiah per kWh dalam rumus; cara menghitung konsumsi energinya tetap sama.

Rumus biaya listrik CCTV

Energi bulanan = daya rata-rata dalam watt ÷ 1.000 × jam menyala per hari × jumlah hari. Setelah memperoleh kWh, kalikan dengan tarif listrik. Untuk sistem yang menyala terus selama 30 hari, lama pemakaian adalah 720 jam. Karena itu, setiap tambahan beban rata-rata satu watt menghasilkan konsumsi 0,72 kWh per bulan, atau sekitar Rp1.040 pada tarif contoh.

Perhatikan istilah rata-rata. Kamera dapat memakai daya berbeda antara siang dan malam ketika inframerah atau lampu bantu menyala. Kamera bergerak juga dapat berubah bebannya ketika motor bekerja. HDD, perekam, dan perangkat jaringan mempunyai pola sendiri. Mengukur hanya beberapa detik saat siang belum tentu mewakili pemakaian sepanjang bulan. Jika memungkinkan, ukur konsumsi energi selama satu hari penuh atau beberapa hari.

Contoh hitung langkah demi langkah

  1. Anggap hasil pengukuran seluruh sistem adalah rata-rata 40 watt.
  2. Ubah ke kilowatt: 40 ÷ 1.000 = 0,04 kW.
  3. Kalikan waktu: 0,04 × 24 × 30 = 28,8 kWh.
  4. Kalikan tarif: 28,8 × Rp1.444,70 = Rp41.607,36.
  5. Bulatkan untuk anggaran menjadi sekitar Rp41.607 per 30 hari, belum termasuk komponen tagihan lain.

Tabel kalkulator biaya per bulan

Pilih baris yang paling mendekati daya rata-rata sistem Anda. Semua baris memakai 24 jam sehari, 30 hari, dan tarif Rp1.444,70 per kWh. Baris-baris berikut bukan padanan jumlah kamera. Sistem empat kamera belum tentu berada pada baris yang sama dengan sistem empat kamera lain karena perangkat serta pengaturannya bisa berbeda.

Daya rata-rata totalEnergi per 30 hariBiaya energi
5 W3,6 kWhRp5.201
10 W7,2 kWhRp10.402
20 W14,4 kWhRp20.804
40 W28,8 kWhRp41.607
60 W43,2 kWhRp62.411
80 W57,6 kWhRp83.215
100 W72 kWhRp104.018
150 W108 kWhRp156.028

Perangkat apa saja yang perlu dihitung?

Kamera dan sumber dayanya

Pada kamera dengan adaptor terpisah, masukkan konsumsi dari sumber listrik adaptor. Pada sistem analog dengan power supply terpusat, semua kamera mungkin mendapat daya dari satu perangkat. Jangan menambahkan lagi angka kamera jika Anda sudah mengukur masukan listrik power supply beserta seluruh bebannya. Cara paling aman adalah membuat daftar titik listrik, lalu memberi tanda perangkat apa saja yang dilayani setiap titik.

Angka 12V 2A pada label adaptor menunjukkan kapasitas keluaran sesuai rating, bukan bukti bahwa kamera selalu menghabiskan 24 watt. Kamera dapat mengambil daya lebih rendah. Demikian pula power supply 20A tidak otomatis memakai arus maksimum sepanjang hari. Untuk perkiraan awal, bedakan angka kapasitas sumber daya dengan konsumsi perangkat. Untuk anggaran lebih akurat, gunakan hasil pengukuran pada sisi listrik masuk.

DVR atau NVR dan hard disk

Perekam umumnya bekerja terus agar rekaman tersedia. Jika spesifikasi menyatakan konsumsi tanpa HDD, tambahkan kebutuhan HDD sesuai data perangkat atau lakukan pengukuran gabungan. Bila Anda mengukur stopkontak perekam yang sudah terpasang HDD, tidak perlu menghitung HDD sekali lagi. Jumlah piringan penyimpanan dan kondisi kerja dapat memengaruhi konsumsi, sehingga jangan memakai satu angka sebagai jaminan untuk semua perekam.

Switch PoE

Switch PoE menyediakan jaringan sekaligus daya untuk kamera yang kompatibel. Saat menghitung, pisahkan konsumsi switch sendiri dari daya yang disalurkan ke kamera hanya jika sumber datanya memang terpisah. Pengukuran pada kabel listrik masuk switch sudah mencakup beban yang dilayaninya. Kapasitas PoE maksimum juga bukan konsumsi aktual setiap saat. Penjelasan rancangan daya ada di panduan PoE switch untuk CCTV.

Router dan monitor

Router mungkin sudah menyala untuk internet rumah sebelum CCTV dipasang. Jika ingin menghitung tambahan biaya akibat CCTV, jangan membebankan seluruh listrik router yang memang sudah digunakan keluarga. Namun, jika ada router khusus pengawasan, masukkan ke daftar. Monitor juga tidak selalu perlu menyala sepanjang hari; pisahkan waktunya dari kamera dan perekam agar perhitungan tidak menyamakan semua perangkat pada 24 jam.

Contoh pemakaian dengan jam berbeda

Misalkan hasil ukur sistem kamera dan perekam adalah 40 watt selama 24 jam. Ada monitor terpisah dengan daya terukur 20 watt, dinyalakan delapan jam sehari. Energi sistem CCTV adalah 28,8 kWh, sedangkan monitor 20 ÷ 1.000 × 8 × 30 = 4,8 kWh. Totalnya 33,6 kWh, sehingga biaya energi sekitar Rp48.542 per 30 hari. Seluruh angka daya pada contoh ini adalah asumsi latihan.

Contoh tersebut menunjukkan mengapa mematikan monitor saat tidak dipakai lebih masuk akal daripada mematikan perekam pada malam hari. Anda tetap mempertahankan fungsi keamanan, tetapi mengurangi perangkat pendukung yang tidak diperlukan. Jadwal kerja sistem sebaiknya mengikuti kebutuhan pengawasan. Jika toko tutup justru merupakan waktu paling berisiko, menghemat listrik dengan menghentikan rekaman pada jam tersebut bisa menghilangkan manfaat utama CCTV.

Cara mengukur konsumsi dengan aman

Gunakan alat ukur energi colok yang sesuai kapasitas beban dan dalam kondisi baik. Catat nilai kWh awal dan akhir selama periode pengujian, kemudian bagi selisihnya dengan jumlah jam untuk mengetahui rata-rata daya. Untuk sistem yang memakai beberapa stopkontak, ukur setiap kelompok atau gunakan satu pengukuran gabungan yang aman. Jangan memindahkan seluruh instalasi ke terminal bertumpuk hanya supaya lebih mudah dihitung.

Jangan membuka panel listrik atau mengukur kabel terbuka sendiri jika tidak memiliki kompetensi. Untuk instalasi tetap, minta bantuan teknisi yang sesuai. Perhatikan juga beban lain pada jalur yang diukur; kipas, lampu, atau charger yang ikut tersambung akan membuat angka seolah-olah konsumsi CCTV lebih tinggi. Catatan pengukuran sebaiknya menyebut perangkat yang terhubung serta apakah lampu malam kamera aktif selama pengujian.

Bagaimana UPS memengaruhi biaya listrik?

UPS membantu menjaga perangkat tertentu tetap menyala ketika pasokan utama padam, tetapi bukan penghasil listrik gratis. Ada konsumsi untuk kerja perangkat dan pengisian baterai. Bila pengukuran dilakukan di masukan UPS dengan semua perangkat CCTV tersambung, hasilnya sudah mencakup konsumsi gabungan tersebut. Jangan menambahkan kembali semua beban keluaran ke hasil ukur masukan, karena Anda akan menghitung energi yang sama dua kali.

Di katalog JakartaCCTV, Hikvision DS-UPS600 tercatat 600VA/360W dengan satu baterai 12V/7Ah, dengan harga Rp679.000. Angka 360W adalah batas daya keluaran sesuai spesifikasi, bukan konsumsi UPS terus-menerus maupun janji lama cadangan. Untuk pemilihan kapasitas dan perkiraan durasi, baca UPS untuk CCTV dan lihat kategori UPS & Power.

Cara menghemat tanpa mengorbankan rekaman

  • Matikan monitor bila tidak digunakan, bukan perekam utama.
  • Pilih jumlah kamera sesuai area yang benar-benar perlu diawasi.
  • Rawat konektor dan sumber daya agar sistem tidak bekerja dalam kondisi bermasalah.
  • Ukur sebelum mengganti perangkat hanya karena menduga boros.
  • Hitung kembali bila menambah kamera, switch, atau penyimpanan.

Jangan memilih adaptor hanya karena kapasitasnya terlihat kecil. Sumber daya harus sesuai kebutuhan perangkat dan memiliki kualitas yang layak. Kekurangan daya dapat menimbulkan gangguan, terutama ketika lampu kamera aktif. Jika sistem tiba-tiba bermasalah setelah penambahan kamera, periksa rancangan dayanya terlebih dahulu. Panduan penyebab CCTV mati atau video loss dapat membantu mengenali gejalanya tanpa melakukan pekerjaan listrik yang berbahaya.

Siapkan angka yang benar sebelum membuat anggaran

Catat lima hal: daya rata-rata sistem, jumlah jam, jumlah hari, tarif golongan pelanggan, dan perangkat tambahan yang ikut dihitung. Bila hanya punya angka maksimum dari spesifikasi, tandai hasilnya sebagai batas perkiraan, bukan tagihan pasti. Untuk bulan 31 hari, ganti angka 30 pada rumus. Selisih kecil yang konsisten lebih mudah dijelaskan dengan catatan daripada menebak perubahan tagihan rumah secara keseluruhan.

JakartaCCTV melayani konsultasi pemasangan di Jakarta dan Tangerang. Jika ingin memperkirakan listrik sebelum membeli, kirim susunan perangkat yang direncanakan dan kebutuhan jam pengawasan. Pilihan antara CCTV analog dan IP sebaiknya mempertimbangkan fungsi serta rancangan sistem, bukan asumsi bahwa satu teknologi selalu lebih boros. Hasil pengukuran dan spesifikasi model tetap menjadi dasar yang paling berguna.

Catatan kecil yang membuat hitungan lebih berguna

Simpan hasil ukur bersama tanggal, susunan perangkat, dan kondisi pengujian. Bila suatu hari konsumsi naik, bandingkan dengan catatan tersebut: apakah ada kamera tambahan, monitor lebih lama menyala, atau baterai UPS baru selesai digunakan saat padam? Kenaikan tagihan rumah tidak otomatis berasal dari CCTV. Perangkat rumah lain serta jumlah hari penagihan juga dapat berubah. Perbandingan yang menggunakan periode dan beban sama lebih mudah ditafsirkan daripada menebak dari nominal pembayaran saja.

Untuk anggaran tahunan, hitung berdasarkan jumlah hari yang sebenarnya jika ingin lebih presisi. Tabel bulanan tiga puluh hari sengaja dibuat sederhana untuk membantu perbandingan. Jangan menganggap dua belas kali angka tabel identik dengan seluruh tahun kalender. Selisih ini kecil, tetapi menyebut asumsi sejak awal membantu Anda memakai perhitungan sesuai tujuannya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa biaya listrik CCTV per bulan?
Tergantung daya rata-rata seluruh sistem dan tarif pelanggan. Contoh beban 40 watt selama 24 jam sehari dan 30 hari memakai 28,8 kWh, sekitar Rp41.607 pada tarif Rp1.444,70 per kWh, belum termasuk komponen tagihan lain.
Tarif listrik apa yang digunakan dalam artikel?
Contoh memakai Rp1.444,70 per kWh untuk rumah tangga nonsubsidi 1.300 VA dan 2.200 VA, berdasarkan rincian November 2026. Cocokkan dengan golongan pelanggan Anda.
Apakah adaptor 12V 2A selalu memakai 24 watt?
Tidak. Angka tersebut menunjukkan kapasitas keluaran sesuai rating. Konsumsi aktual bergantung beban dan dapat diukur pada sisi listrik masuk.
Berapa watt CCTV empat kamera?
Tidak ada satu angka pasti untuk semua sistem empat kamera. Hitung atau ukur kamera, perekam, penyimpanan, sumber daya, dan jaringan yang digunakan.
Apakah daya kamera dihitung lagi jika sudah mengukur switch PoE?
Tidak jika pengukuran di masukan listrik switch sudah mencakup semua kamera yang dilayani. Menghitungnya lagi membuat hasil berlebihan.
Apakah UPS membuat pemakaian listrik gratis?
Tidak. UPS memakai energi untuk bekerja dan mengisi baterai. Pengukuran pada masukan UPS dapat mencakup konsumsi UPS beserta seluruh beban yang tersambung.
Apakah monitor harus menyala terus?
Tidak selalu. Kamera dan perekam dapat tetap bekerja ketika monitor dimatikan, selama konfigurasi serta perangkat berfungsi normal. Hitung jam monitor sesuai pemakaian.
Bagaimana mendapatkan hasil paling akurat?
Ukur energi beberapa hari dengan alat yang sesuai dan aman, catat perangkat yang terhubung, lalu gunakan tarif pelanggan sebenarnya. Jangan membuka instalasi listrik tanpa kompetensi.

Bingung pilih yang mana?

Ceritakan lokasi dan jumlah titik kamera yang Anda butuhkan. Tim JakartaCCTV bantu rekomendasi paket, estimasi biaya, dan jadwal pemasangan di Jakarta-Tangerang.

Konsultasi via WhatsApp

Produk terkait

Lihat kategori