Penyebab CCTV Mati atau Video Loss dan Cara Mengatasinya

Oleh Tim JakartaCCTV · Diperbarui 14 Oktober 2026

Tulisan "Video Loss" atau "No Video" di layar perekam adalah keluhan CCTV yang paling sering kami terima. Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya sederhana dan bisa dicek sendiri sebelum memanggil teknisi. Ikuti urutan pengecekan berikut, dari yang paling mudah.

Cek dulu: satu kamera atau semua kamera?

  • Semua kamera mati: kemungkinan besar masalah ada di listrik pusat, power supply bersama, perekam, atau monitor.
  • Hanya satu kamera: fokus pada kamera tersebut, yaitu adaptor, kabel, dan konektornya.
  • Mati hanya di malam hari: biasanya daya tidak cukup saat lampu infra merah menyala, atau sambungan longgar yang terpengaruh suhu.

Penyebab pada kamera analog (DVR)

1. Adaptor atau power supply rusak

Ini penyebab nomor satu. Adaptor 12V yang melemah bisa membuat kamera hidup-mati, terutama malam hari. Cara cek: tukar adaptor dengan kamera lain yang normal. Jika kamera yang bermasalah menyala, berarti adaptornya yang rusak. Untuk banyak kamera, power supply terpusat seperti HiView PSU 8CH (Rp148.000) lebih rapi dan stabil.

2. Konektor BNC atau DC longgar/berkarat

Konektor di sisi kamera outdoor sering terkena air hujan dan berkarat. Buka isolasi, periksa, lalu ganti konektor BNC (Rp5.000) bila perlu. Lindungi sambungan dengan junction box atau isolasi yang rapat.

3. Kabel putus atau tergigit tikus

Kabel coaxial yang tertekuk tajam, tergencet, atau digigit tikus bisa memutus sinyal. Uji dengan menyambungkan kamera langsung ke DVR memakai kabel pendek. Jika normal, kabel lama perlu diganti. Pilihan kabel dibahas di jenis kabel CCTV.

4. Format sinyal tidak cocok

DVR modern mendukung beberapa format (TVI, CVI, AHD, CVBS), tetapi kadang perlu diatur manual per channel. Kamera baru yang berbeda merek bisa tampil hitam putih, bergaris, atau tidak tampil sama sekali. Penjelasannya ada di perbedaan AHD, HDCVI, dan HDTVI.

Penyebab pada kamera IP (NVR)

  • Daya PoE tidak cukup: switch atau NVR PoE punya batas total daya. Kamera dengan lampu IR atau PTZ menyerap daya lebih besar. Cek anggaran daya PoE pada spesifikasi switch.
  • Kabel LAN lebih dari 100 meter atau konektor RJ45 dipasang tidak rapi.
  • Konflik alamat IP: dua perangkat memakai IP yang sama, atau IP kamera berubah karena DHCP.
  • Password kamera diganti tetapi tidak diperbarui di NVR.

Untuk jaringan kecil, switch seperti Hikvision DS-3E0105D-O (Rp108.000) bisa dipakai. Pilihan switch PoE ada di kategori PoE switch.

Penyebab pada perekam dan monitor

  • Perekam hang karena panas. Restart, lalu pastikan ventilasinya cukup.
  • Hard disk rusak sehingga perekam terus restart. Cek status HDD di menu.
  • Kabel HDMI/VGA ke monitor longgar, atau resolusi output tidak didukung monitor.

Langkah aman sebelum memanggil teknisi

  1. Catat channel mana yang mati dan sejak kapan.
  2. Restart perekam dan cabut-pasang adaptor kamera yang bermasalah.
  3. Tukar adaptor atau port dengan kamera yang normal untuk mengisolasi masalah.
  4. Foto kondisi konektor dan adaptor, lalu kirim ke teknisi agar diagnosis lebih cepat.

Jika setelah langkah di atas kamera masih mati, kemungkinan kamera itu sendiri yang rusak. Hubungi kami via WhatsApp untuk servis atau penggantian. Perawatan rutin untuk mencegah masalah serupa dibahas di cara merawat CCTV dan DVR.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kenapa CCTV mati hanya di malam hari?
Biasanya adaptor melemah dan tidak kuat saat lampu infra merah menyala, atau ada sambungan longgar. Coba tukar adaptor dengan kamera lain.
Apa arti tulisan video loss di DVR?
DVR tidak menerima sinyal video dari kamera di channel tersebut. Penyebab umumnya listrik kamera, konektor, kabel, atau format sinyal yang tidak cocok.
Kamera IP tidak muncul di NVR, apa yang dicek?
Cek daya PoE, kabel LAN (maksimal sekitar 100 meter), alamat IP, dan password kamera yang tersimpan di NVR.

Bingung pilih yang mana?

Ceritakan lokasi dan jumlah titik kamera yang Anda butuhkan. Tim JakartaCCTV bantu rekomendasi paket, estimasi biaya, dan jadwal pemasangan di Jakarta-Tangerang.

Konsultasi via WhatsApp

Produk terkait

Lihat kategori