BSD City dan kawasan Serpong berkembang sebagai kota mandiri dengan kombinasi yang lengkap: cluster hunian berskala besar, kawasan perkantoran dan bisnis, deretan ruko, sekolah, serta menara apartemen. Kebutuhan CCTV di sini cenderung lebih "korporat" dibanding area lain di Tangerang — banyak klien menginginkan kualitas gambar digital, fitur deteksi manusia dan kendaraan, serta integrasi dengan absensi karyawan.
Dari kantor kami di Gading Serpong, BSD dan Serpong termasuk area terdekat untuk kunjungan teknisi. Di halaman ini kami jelaskan pendekatan yang biasa dipakai untuk tiap jenis properti di BSD, beserta paket yang cocok.
Kebutuhan CCTV per jenis properti di BSD dan Serpong
Kantor dan ruko perkantoran
Kantor di BSD biasanya memakai ruko tiga lantai atau unit di gedung perkantoran. Sistem IP dengan NVR dan PoE switch menjadi pilihan utama karena satu kabel LAN membawa data dan daya sekaligus, gambar lebih tajam untuk mengenali wajah di resepsionis, dan sistem mudah dikembangkan saat kantor bertambah ruangan. Titik umum: pintu masuk dan resepsionis, lorong, ruang server, gudang arsip, dan area parkir. Banyak kantor juga menambahkan mesin absensi face recognition agar data kehadiran dan rekaman pintu bisa dicocokkan.
Rumah besar di cluster
Rumah di cluster BSD sering memiliki halaman depan lebar, taman samping, dan beberapa akses pintu. Kebutuhannya bisa 6–8 kamera, dan sistem IP 8 channel memberi ruang untuk tambahan di kemudian hari. Kamera dengan WDR membantu ketika garasi menghadap jalan yang terang sementara area dalam gelap.
Unit apartemen
Pengelola apartemen umumnya membatasi pengeboran dan penarikan kabel. Untuk unit apartemen, kamera WiFi indoor pan-tilt dengan penyimpanan microSD atau cloud adalah pilihan paling praktis: cukup satu stopkontak, bisa dipantau dari HP, dan dapat dipakai untuk memantau anak, lansia, atau hewan peliharaan. Pastikan penempatan kamera tidak merekam area milik tetangga atau koridor bersama tanpa izin pengelola.





